Kenapa Anda Susah Mempelajari Bahasa Inggris?

kursus-bahasa-inggris-di-jogja-english-cafe-jogja

Kenapa Anda susah mempelajari bahasa Inggris? Padahal sudah berkali-kali join kursus bahasa Inggris di Jogja, semisal, atau di kota-kota lainnya. Namun semuanya berakhir pada kekecewaan yang tidak kunjung padam. Sudah bertahun-tahun pula mempelajari di bangku sekolah, namun yang bisa dan lancar untuk diucapkan hanya seputar kata, “I, iam, my, you”, atau “i love u”.  Pertanyaannya, adalah yang salah dengan diri Anda? Seandainya, metode pembelajarannya, tentu Anda bisa berimprovisasi dengan memilih lembaga kursus bahasa yang sesuai dengan aspektasi Anda. Namun kenyaataanya, hal itu rupanya sama saja tidak membuahkan hasil.

Kali ini kita akan mengulas kenapa Anda sedemikian susah untuk bisa menguasai bahasa Inggris. Padahal semua semua cara dan semua saran sudah Anda lakukan.

Untuk bisa menguasai bahasa Inggris sebenarnya Anda tidak perlu harus repot-repot menuruti saran semua orang, atau belajar menjadi orang lain yang menurut Anda jauh lebih sukses dibandingkan diri Anda karena bisa menguasai bahasa Inggris dengan cukup mudah bahkan mungkin hanya dalam hitungan bulan sudah bisa lancar berbahasa Inggris. Lantas apa sebenarnya yang Anda butuhkan? Yang Anda butuhkan hanya satu be your self.

Be Your self

kursus-bahasa-Inggris terbaik-di-jogja

Banyak orang yang mengatakan: “Just be yourself” atau “Jadilah diri sendiri”. Sepintas kalimat itu memang mudah untuk diucapkan. Tapi tidak semua orang bisa melakukannya. Banyak orang merasa nyaman mengutuki dirinya sendiri. Memandang rendiri diri sendiri seolah-olah jauh lebih bodoh dari orang lain, atau tidak secerdas orang lain, karena untuk mempelajari bahasa Inggris saja susah minta ampun.

Dari sini maka penting bagi Anda yang merasa kesulitan mempelajari bahasa Inggris padahal sudah puluhan tempat kursus bahasa Inggris yang dijajaki untuk sedini mungkin belajar untuk melakukan intropeksi diri. Cobalah kenali diri Anda sendiri sebelum membabi buta join kursus bahasa Inggris kesana-kemari.

Cobalah tanyakan pada hati kecil Anda. Apakah selama ini Anda sudah menjadi diri Anda sendiri? Atau jangan-jangan Anda berusaha menjadi seperti orang lain yang Anda nilai jauh lebih sempurna dibandingkan diri Anda? Cobalah pertanyakan hal itu. Kemudian belajar untuk menjadi diri Anda sendiri.  Robert Kelsye, penulis buku: “What’s Stopping You Being More Confident”. Menuliskan lima langkah untuk menjadi diri sendiri, yang anda jadikan sebagai pijakan.

Menerima diri sendiri apa adanya.

Jika andak tidak bisa menerima diri sendiri apa adanya. Kemungkinan terbesar yang akan terjadi: Anda akan semakin sering mengutuki diri sendiri hanya disebabkan oleh persoalan kecil yaitu tidak bisa menguasai bahasa Inggris pada sudah tahunan belajar. Apabila hal ini terus dipelihara perlahan Anda akan mulai membenci diri anda sendiri dan tidak pandai menghagai diri sendiri.

Robert Kelsye menempatkan “menerima diri sendiri apa adanya” diurutan pertama, cukup beralasan. Hal itu supaya Anda bisa menentukan poin-poin penting dalam hidup anda. Selain itu anda juga bisa menemukan kelebihan yang mengendap dalam diri anda yang selama ini tidak anda ketahui.

Jangan mengeluh

Jangan mudah mengeluh lantaran tidak bisa menguasai bahasa Inggris sebagaimana orang-orang disekeliling Anda. Hal itu sama sekali tidak akan pernah membantu Anda mengantarkan pada pintu kesuksesan. Semenjak saat ini belajarlah untuk menentukan batasan kemampuan yang anda miliki. Eksplorasi kemampuan yang anda miliki. Belajarlah dari semua keselahan di masa lalu untuk menjadi yang lebih baik, semisal mulailah untuk mempelajari kosa kata apapun seputar yang paling Anda sukai. Jangan terlalu terpaku pada teori.

Hindari Menyiksa diri sendiri

Membanding-bandingkan diri Anda dengan orang lain, sama halnya dengan menyiksa diri sendiri. Belajarlah untuk lebih fokus pada kemampuan yang anda miliki. Karena Anda memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki oleh orang lain. Menjadi orang lain tidak akan pernah membantu anda mengantarkan pada kesuksesan.

Tidak ada gunanya memupuk rasa iri dan cemburu atas kesuksesan yang diraih oleh orang lain. Jujur pada kemampuan diri sendiri akan lebih memberikan energi positif. Bisa saja orang lain mudah dalam menghapal dan memahami kosa kata atau mungkin grammar. Namun bisa jadi mereka tidak memiliki skill atau kecerdasan yang Anda miliki. Contoh kasus, bisa saja Anda tidak secerdas orang lain, namun Anda memiliki energi yang lebih kuat untuk “bisa” dibandingkan orang lain, karena itu Anda bisa lebih tekun dibandingkan orang lain dalam mempelajari apapun, termasuk bahasa Inggris.

Hapus anggapan merasa tidak disukai

Penting untuk dicatat bahwa tidak ada satu pun orang di dunia ini yang benar-benar secara jujur disukai oleh semua orang. Jika ada orang yang suka pada diri Anda, tentu akan ada pula yang tidak suka pada diri anda. Karena hal itu merupakan bagian dari hukum alam. Tidak ada alasan untuk menjadi orang lain hanya karena ingin disukai oleh semua orang.

Jadilah diri Anda apa adanya, biarkan orang lain menilai Anda apa adanya. Jangan berpura-pura menjadi orang lain hanya untuk disukai. Karena hal itu akan sangat melelahkan.

Tetap fokus pada kemampuan diri sendiri

Ketika Anda menjumpai orang yang tidak menyukai keberadaan diri Anda. Maka janganlah bereaksi secara berlebihan. Tndakan semacam itu tidak akan pernah menguntungkan diri Anda. Tetap fokus untuk meningkatkan kemampuan yang telah Anda miliki. Tanamkan dalam diri Anda bahwa, boleh saja Anda masih belum bisa menguasai bahasa Inggris saat ini. Namun Anda sudah memiliki cukup pengalaman yang matang seputar cara atau metodologi untuk bisa menguasai bahasa Inggris dengan cepat. Dimana hal itu tentunya jika Anda terus fokus pada kemampuan Anda, dengan sendirinya Anda akan bisa berimprovisasi dalam mempelajari bahasa Inggris.

Sediakan waktu khusus untuk diri anda sendiri

Kesibukan dengan aktivitas pekerjaan, sekolah, kuliah atau hangout bersama teman-teman seringkali membuat kita lupa untuk menyediakan waktu untuk diri  sendiri. Padahal untuk bisa mempelajari bahasa Inggris dengan cepat Anda butuh waktu untuk diri Anda sendiri. Memberikan waktu khusus untuk diri sendiri seringkali disebut “me-time” atau waktu untuk menyendiri, tanpa ditemani oleh orang lain.

Waktu untuk diri sendiri bukan hanya sekedar agar Anda bisa belajar bahasa Inggris dengan tenang. Lebih dari itu adalah untuk belajar memahami diri Anda sendiri. Tujuannya adalah mencari benang kusut dari persoalan Anda yang kesulitan mempelajari bahasa Inggris. Dari sini maka Anda akan mudah untuk menemukan solusi terbaik untuk diri Anda sendiri. Pada dasarnya orang lain hanya bisa berpendapat dan memberikan saran untuk diri Anda. Namun yang jauh lebih mengerti diri Anda dan apa yang Anda butuhkan adalah diri Anda sendiri. Karena itu solusi terbaik bukan yang datang dari orang lain, melainkan yang muncul dari Anda sendiri. Karena itu Anda untuk waktu untuk diri Anda sendiri.

Menjadi diri sendiri (be yourself), akan membantu Anda untuk lebih pandai menghargai diri sendiri. Jika sudah memiliki rasa percaya diri  Anda akan jauh lebih mudah untuk bisa menguasai bahasa Inggris, sebagaimana orang-orang yang Anda kagumi. Rasa  percaya diri adalah faktor penting untuk menentukan kesuksesan. Dengan memiliki rasa percaya diri, Anda tahu dan yakin dengan kemampuan Anda:

Tuliskan hal-hal baik yang telah Anda lakukan di masa lalu, kemudian tempelkan di tempat terbuka sehingga Anda bisa dengan mudah melihatnya. tanamkan pada diri Anda sendiri: “Anda bisa melakukan apa saja, sebaik orang lain melakukannya.” Jika orang lain bisa melakukan hal-hal besar. Tentu anda juga bisa melakukan yang serupa.

Selebihnya tanamkan diri Anda bahwa untuk mempelajari bahwa Inggris untuk bukan hal yang susah. Terkait untuk bisa menguasainya itu hanya persoalan waktu, boleh saja orang lain bisa mengusai lebih cepat dari Anda. Namun orang tersebut tentu tidak akan memiliki bekal pemahaman teori dan metodologi sematang Anda yang sudah belajar bertahun-tahun, mulai dari bangku sekolah hingga ke lembaga kursus bahasa Inggris yang satu ke yang satunya lagi.