METODE BELAJAR DI ENGLISH CAFE, LEMBAGA KURSUS BAHASA INGGRIS DI JOGJA DAN BANTUL

METODE BELAJAR DI ENGLISH CAFE; LEMBAGA KURSUS BAHASA INGGRIS DI JOGJA DAN BANTUL

tempat kursus bahasa inggris di jogja

 

English Cafe Jogja dan Bantul adalah lembaga kursus bahasa Inggris di Jogja dan Bantul yang memiliki metode belajar unik. Tidak heran apabila English Cafe seringkali disebut-sebut sebagai tempat kursus bahasa Inggris di Jogja dan Bantul yang inovatif, baik dari konsep belajarnya, maupun dari metode pembelajarannya.
 
English Cafe tahu, bahwa bahasa Inggris bukan hal baru lagi bagi masyarakat Indonesia. Memasuki era baru, di abad MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), bahasa Inggris telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat indonesia. Pasalnya, di era MEA pintu pergaulan internasional semakin terbuka lebar. Dari sini kemudian masuk akal apabila pemerintah Indonesia juga mencoba untuk bergerak proaktif dengan menerapkan beberapa kurikulum pendidikan yang mulai mengenalkan bahasa Inggris semenjak dini.
 
Permasalahannya, kenapa meski sudah diajarkan bahasa Inggris dari bangku SD, SMP, dan SMA, ketika menginjak dunia kampus dan kerja, tidak sedikit dari kita yang masih kelabakan dalam persoalan bahasa Inggris? Sekian tahun belajar, tentu tidak adil kalau dibilang tidak ada hasilnya. Hanya saja, sekian tahun belajar terbukti untuk bicara saja tidak berani.
 
Pertanyaannya selanjutnya, tidak berani bicara apakah berarti tidak tahu? Tentu tidak, tidak berani dan tidak tahu itu dua hal yang berbeda. Tidak berani, bukan berarti tidak tahu. Karena itu, tidak adil apabila mengatakan sekian tahun belajar tapi tidak ada hasilnya. Namun, lebih tepatnya sekian tahun belajar, tapi untuk bicara saja tidak berani. Dari sini tentu ada something, ada persoalan mendasar yang harus dipecahkan.
 
Persoalan mendasar yang telah menggurita dan menjadi momok ini oleh English Cafe diurai kembali. English Cafe mencoba untuk mencari benang kusut ini hingga kemudian tercetuslah metode belajar yang dihasilkan dari riset panjang yang berbanding lurus dengan kebutuhan dasar masyarakat Indonesia terhadap penguasaan bahasa Inggris.
 

Metode Belajar di English Cafe

Selama ini asumsi dasar yang dibangun tentang bahasa Inggris, adalah bahasa sebagai ilmu. Implikasinya, maka untuk menguasai suatu ilmu prinsip dasar yang harus dilalui adalah menguasai teorinya sebelum mempraktekkannya. Dari sini maka di ruang-ruang pendidikan, para peserta didik dibimbing untuk bisa menguasai strukture atau grammer.
 
Para peserta didik diajak untuk menguasai tata bahasa sebelum mereka bisa berbahasa. Output-nya para peserta didik pintar dalam penguasaan teori, tapi selalu ragu dan takut untuk berbicara. Padahal, semua orang tahu bahwa bahasa adalah alat komunikasi. Sebagai alat komunikasi tentu bahasa harus teraplikasikan dalam wujud komunikasi, bukan dalam soal-soal ujian dan lain sebagainya.
 
Mengaplikasikan bahasa dalam soal-soal ujian, tentu tidak salah. Hanya saja kurang tepat apabila mengabaikan kepentingan dasar dari fungsi bahasa itu sendiri sebagai alat komunikasi. Dari sini English Cafe mencoba mengurai kembali benang kusut tersebut hingga tercetusnya sebuah metoda pembelajaran yang lebih mengutamakan speaking dibandingkan dengan grammer.
 
Kenapa demikian? Karena bahasa secara esensial bukan ilmu, melainkan kreatifitas. Ketika bahasa diasumsikan sebagai kreatifitas maka praktek, dan keberanian untuk mempraktekkannya harus menjadi prioritas. Bisa Anda bayangkan, apa jadinya apabila seorang balita diajarkan tata bahasa terlebih dahulu, sebelum mereka bisa berbicara? Butuh berapa tahun balita itu akan bisa berbicara? Di usia berapa ia akan berani untuk berbicara dengan orang tuanya, keluarga dan teman-temannya?
 
Pada kenyataannya, balita itu bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas dan pandai, atau mungkin bisa menjadi guru bahasa, justru ketika si balita itu belajar berbicara sebisanya, salah tidak masalah, asal berani berbicara orang-orang di sekitar langsung memberi motivasi. Hingga kemudian si balita lancar berbahasa, setelah itu ia pun mulai mempelajari strukture, atau tata bahasa.
 
Dari sini maka tercetus kelas Daily Talk di English Cafe. Sebuah metode belajar yang hanya ada di English Cafe. Kelas Daily Talk ini kemudian kami sempurnakan dengan kelas Sharing Seasson. Sebuah kelas yang akan menunjang keberanian Anda dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Menariknya, kelas ini merupakan salah satu fasilitas kursus bahasa Inggris yang bisa dinikmati oleh member English Cafe untuk seumur hidup, tanpa dipungut biaya lagi.
 
Dengan metode pembelajaran yang lebih mengutamakan pada praktek, dan keberanian dalam untuk berbicara ini, terbukti jauh lebih efektif untuk bisa menguasai bahasa Inggris dengan cepat. Sebab itu di English Cafe juga disiapkan perangkat-perangkat utama untuk menunjang metode tersebut. Salah satunya adalah kelas Daily Talk dan Sharing Seasson.
 
Untuk mewujudkan suksesnya metode pembelajaran tersebut, English Cafe mempersiapkan tim pengajar yang kami sebut sebagai Chef (Tutor) yang masih muda-muda, fress, dan lebih peka zaman, dengan background pendidikan yang kredibel, seperti, S1 (UGM, UMY, UNY, UI, UIN, Sanatadharma, dll), S2 (UGM, UMY, UNY, UIN, dll).  

Spesifikasi Metode Pembelajaran

Sebagai tempat kursus bahasa Inggris di Jogja, dengan predikat terbaik. English Cafe memiliki spesifikasi metode pembelajaran yang terpetakan menjadi 3 level.
 

Level I (Basic Speaking)

Pada level ini akan lebih tekankan pada keberanian untuk berkomunikasi. Tutor (Chef) tidak akan memotivasi Anda untuk berani berbicara, salah tidak masalah. Tutor (chef) tidak akan menyalahkan Anda ketika tatabahasa Anda masih kurang tepat, dan lain sebagainya. Goalnya, dari level ini adalah dare to speak(berani dan PD untuk berbicara)
 
Adapun materi yang akan diajarkan pada level I, yaitu: introduction, pronunciation, pronoun, describing something, dll, disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Level II (Speaking dan Basic Grammar)

Pada level ini Anda akan mulai diperkenalkan basic grammar untuk menyempurnakan speaking Anda yang sudah mulai terbentuk. Goalnya, pada level ini adalah lancar dalam speaking dengan grammar yang sudah mulai tertata.
 
Adapun materi yang akan diajarkan pada level II, yaitu: modal verb, suggestion, preference, preposition combination, dll, disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Level III (Speaking dan Grammar)

Level ini merupakan level lanjutan untuk menyempurnakan kedua level sebelumnya. Pada level ini Anda akan diajarkan tentang pengetahuan grammar secara lebih mendalam. Dengan demikian maka speaking Anda tidak hanya tertata rapi, namun juga akan menjadi baik dan benar.
 
Adapun materi yang diajarkan pada level III, yaitu: tenses, passive voice, conditional sentence, dll, disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Sebagai tempat kursus bahasa Inggris di Jogja dengan predikat terbaik. Di English Cafe, selain ketiga level tersebut anda juga akan menemukan metode pembelajaran rahasia untuk kursus TOEFL di Jogja, EiLTS, Business Comunication dan Publik Speaking. Untuk info lebih lanjut bisa langsung hubungi kami di Phone/Wa: 081226028839

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *